Inikah jalan kesucian
memangku butiran airmata tasbih
saat hati mengambil keputusan dalam kebaikan
melukis kerinduan
membimbing penantian
menjaga tetesan demi tetesan wudhu
berlinang
tergenang
mengenang
sejuk tenang
do'a-do'a terucap lembut
dalam takbir rusuk merasuk
dalam sendi-sendi kalbu terpaut
sebuah cinta makna dalam sajadah
inilah impian istana
dikemegahan istana hati Mu
ajarilah kami
dalam goresan kaligrafi
merangkainya menjadi Asma'
dalam secawan embun ketenangan
memangku butiran airmata tasbih
disetiap kalimah Mu
penyatuan rusuk kalbu
terijab dalam rindu penantian
disisi airmata kalimah-kalimah bertasbih
Banda Aceh, 14 Januari 2011
Rusdiansyah Hutagalung (Serpihan hatiku)
Courtesy: http://fiksi.kompasiana.com/puisi/2011/01/15/tentang-kerinduan/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar