Semakin hari yang aku jalani semakin semu dan abu-abu..
Entah ini nyata, atau beda dari realita, apa perasaan ini pasti dan memang terjadi
Kurasa Tuhan Maha Tahu apa yang terbaik untukku, apapun itu..
Dan kemudian Dia mengirimkan satu nama, hanya satu nama, yang wujudnya pun tak kunjung nyata..
Mengapa kami dipertemukan..
Mengapa kami saling kenal..
Mengapa rasa itu ada..
Apa ini hanya 'virtual feeling' atau benar-benar 'real feeling'
Pertanyaan ini yang selalu membelenggu.
namun tak ada yang bisa kulakukan, tak tahu apa yang harus kuperjuangkan.
benarkah dia ada, Tuhan?
benarkah yang sering kami bicarakan itu benar adanya, Tuhan?
benarkah perasaan ini, Tuhan?
Aku mengejar waktu,
Mengejar segala hal yang pasti, tanpa melihat ke belakang
Rasa ini masih abu-abu, selama kamu, aku, kita belum bertemu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar